Umum

Kuliah Umum Teknologi Informasi dalam rangka Pendaerahan PBB Perdesaan dan Perkotaan

Sumber : www.stan.ac.id

Sekretariat PA-STAN adakan kuliah umum bagi siswa/i Diploma I Pajak Konsentrasi PBB P-2 dan Konsentrasi OC PBB P-2 bertajuk “Penerapan Teknologi Informasi dalam rangka Penyiapan Pendaerahan PBB-P2”. Dalam kuliah umum tersebut, STAN mengundang Direktur Transformasi Teknologi Komunikasi dan Informasi, DJP, Bpk Harry Gumilar, dan Kasi Penyiapan Aplikasi, DJP, Bpk Rachmat. Kuliah umum dilaksanakan pada Selasa 13 Maret 2012 di J-106 dan 107 Kampus STAN.

Kuliah umum dengan menghadirkan narasumber kompeten terkait pendaerahan PBB P-2 itu makin melengkapi pemahaman siswa/i Diploma I Pajak yang merupakan pegawai tugas belajar dari Pemerintah Daerah seluruh Indonesia tersebut. Dalam paparannya, Pak Harry Gumilar menjelaskan latar belakang pendaerahan PBB P-2 adalah UU No. 28 tahun 2009 tentang PDRD yang membatasi DJP dalam mengelola PBB P-2 paling lambat sampai dengan 31 Desember 2013. Ke depan pengelolaan PBB P-2 akan menjadi tanggung jawab masing-masing Pemda/Pemkot. Nah, pengalihan itu memerlukan persiapan dan perencanaan yang matang sehingga gejolak di tengah jalan tidak terjadi. Untuk men-support itu semua, teknologi informasi merupakan salah satu hal penting untuk dipersiapkan, dikarenakan administrasi PBB P-2 memerlukan dukungan penerapan teknologi informasi.

Dalam paparan selanjutnya, bahkan Pak Rachmat menjelaskan detail mekanisme persiapan menuju pendaerahan tersebut, sampai dengan kondisi idealnya seperti. Dalam paparan luwesnya, Pak Rachmat menjelaskan secara teknis bahwa proses pendaerahan PBB P-2 dari DJP ke Pemda. DJP akan menyerahkan data dan/atau aplikasi sistem informasi, makanya Pemdanya harus siap menerima dan mengelolanya, begitu juga sebaliknya.

Sesi tiga, acara diisi dengan sharing pengalaman sebagai Operator Console oleh siswa/I Diploma III Pajak Khusus. Sesi ini memberikan nuansa tersendiri bagi siswa/siswi Diploma I karena meski dari segi usia D III Pajak Khusus lebih yunior, pengalaman sebagai OC yang mereka tuturkan menyemangati siswa/i D-I yang merupakan pegawai tugas belajar dari pemerintah daerah di seluruh Indonesia ini untuk menyenangi profesi OC kelak. Dan, akhirnya acara kuliah umum ditutup oleh Panitia Pak Ali Tafriji “altaf” di mana beliau menekankan tidak ada yang sulit kalau kita berusaha. Jalinan para siswa/i dengan ex./mantan OC juga tidak boleh putus agar transfer pengalaman terus terjalin. Menjadi OC, siapa takut?

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: